IMPIANNEWS.COM - TIGO LURAH
Pendidikan bukan semata soal bangunan sekolah dan kurikulum, tetapi tentang harapan, kesempatan, serta masa depan generasi penerus. Berangkat dari pemahaman tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., M.M. melaksanakan silaturahmi sekaligus Rembuk Pendidikan bersama para guru se-Kecamatan Tigo Lurah, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di SDN 01 Batu Bajanjang ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan tenaga pendidik. Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, para guru diberi kesempatan menyampaikan secara langsung aspirasi, masukan, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Elafki menegaskan bahwa guru memegang peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan. Karena itu, suara serta pengalaman para pendidik di lapangan menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang adil dan merata.
“Pendidikan tidak bisa dibangun dari balik meja. Pendidikan harus tumbuh dari ruang-ruang kelas, dari suara para guru, dan dari realitas yang mereka hadapi setiap hari,” tegasnya.
Elafki juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta upaya berkelanjutan dalam memperjuangkan kesejahteraan guru.
Rembuk pendidikan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Solok, serta Ketua PGRI Kabupaten Solok. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dalam sesi dialog, para guru menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan fasilitas pembelajaran, dukungan pengembangan profesional, hingga perhatian terhadap kondisi sekolah dan peserta didik di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup berat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, pendidikan di Kabupaten Solok diharapkan terus berkembang secara inklusif dan berkeadilan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Solok, di mana pun mereka berada, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan terbaiknya,” tutup Elafki.**(YM-Koto)

