Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Solok Matangkan R3P Pascabencana, Wakil WaliKota Tekankan Pemulihan Menyeluruh untuk Warga Terdampak

Jumat, 16 Januari 2026 | Januari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-01-16T11:18:14Z

Impiannews.com - SOLOK KOTA

Pemerintah Kota Solok terus mempercepat langkah pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya pada November 2025 lalu. Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, memimpin langsung rapat pembahasan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Rabu (14/01/2026).


Rapat ini menjadi momentum penting dalam memastikan seluruh proses pemulihan berjalan terarah, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hadir dalam rapat tersebut Asisten II Sekda Kota Solok, Staf Ahli, serta jajaran perangkat daerah terkait, mulai dari Baperida, Dinas Sosial, Dukcapil, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dinas Perkim, BPBD, hingga Bagian Perekonomian Setda Kota Solok.


Dalam paparannya, terungkap bahwa bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat curah hujan tinggi tersebut telah memberikan dampak yang luas. Sebanyak 9 kelurahan terdampak banjir dan tanah longsor, dengan ribuan warga harus menghadapi situasi darurat.

Tercatat 2.978 kepala keluarga atau 9.375 jiwa terdampak, dengan 2.481 orang terpaksa mengungsi selama 3 hingga 10 hari. Bencana ini juga merenggut satu korban jiwa, menambah duka bagi masyarakat Kota Solok.


Tak hanya berdampak pada kehidupan sosial, kerusakan infrastruktur dan ekonomi masyarakat pun cukup signifikan. Sebanyak 2.233 rumah terendam banjir, sementara sektor pertanian mengalami kerugian besar dengan 115 hektar sawah terdampak, di mana 58 hektar di antaranya rusak berat.


Sektor ekonomi rakyat juga terpukul. Sebanyak 292 UMKM dan satu koperasi terdampak, menghambat aktivitas usaha dan penghidupan masyarakat. Di sisi infrastruktur, tercatat 14 kilometer jalan rusak, 4 ruas sungai rusak berat, 11 jaringan irigasi rusak, 4 SPAM rusak berat, serta 14 masjid dan musala ikut terendam banjir.


Wakil Wali Kota Solok menegaskan bahwa penyusunan R3P tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, namun juga harus menjamin pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Penanganan pasca bencana tidak boleh setengah-setengah. Kita ingin masyarakat bangkit kembali, infrastrukturnya pulih, ekonominya bergerak, dan yang terpenting keselamatan warga lebih terjamin ke depan,” tegas Suryadi


Melalui rapat ini, Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk menyusun program rehabilitasi dan rekonstruksi yang komprehensif dan berbasis kebutuhan riil di lapangan, sekaligus memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang sama di masa mendatang.**(YM-Koto)

×
Berita Terbaru Update